urus skck online

Cara Pembuatan SKCK Untuk Keperluan UBER dan Transportasi Online lainnya

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebelumnya dikenal dengan SKKB atau Surat Keterangan Kelakuan Baik merupakan surat yang diterbitkan oleh Polisi Republik Indonesia (POLRI) yang berisikan catatan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang.

Surat ini biasanya digunakan sebagai salah satu syarat melamar pekerjaan, termasuk juga untuk melamar sebagai mitra pengemudi/driver/sopir Uber dan beberapa perusahaan transportasi berbasis aplikasi lainnya, seperti Go-Jek maupun Grab. Dengan adanya SKCK ini, setidaknya UBER tahu jika kita tidak pernah melakukan tindakan kriminal.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi, driver Uber merupakan cermin perusahaan didepan pengguna jasa (masyarakat), jika driver baik maka akan berpengaruh positif terhadap citra perusahan. Jadi surat ini bisa menjadi seleksi awal meskipun tanpa bertatap muka dengan mitra pengemudi.

Tidak ada perbedaan dengan pembuatan SKCK untuk keperluan melamar kerja lainnya. Jadi, jika anda masih memiliki SKCK yang masih aktif yang dulu pernah digunakan untuk melamar pekerjaan dan saat ini ingin menambah penghasilan dengan UBER, surat tersebut masih bisa digunakan.

Syarat Pembuatan SKCK

Jika sebelumnya sudah pernah, membuat SKCK bukan hal yang sulit jika semua berkas dan foto wajib terpenuhi. Bagi yang belum pernah buat berikut ini beberapa syarat berupa dokumen pribadi yang harus dipenuhi:

  • KTP/SIM (fotocopy) sesuai dengan domisili yang tertera di Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan.
  • Kartu Keluarga (fotocopy).
  • Akta Kelahiran atau Kenal Lahir (fotocopy).
  • Pas Foto berwarna terbaru dengan background merah dan ukuran 4×6 = 6 lembar.
  • Kartu Identitas Sidik Jari

Untuk membuat Kartu Identitas Sidik Jari yang merupakan syarat untuk pembuatan SKCK baru, persyaratannya:

  • Pas Foto 3×4 = 1 lembar dan 2×3 = 1 lembar
  • Surat Pengantar dari Kelurahan tempat domisili pemohon.

Oiya, jika Anda sudah pernah buat SKCK sebelumnya anda tinggal membawa syarat yang lebih mudah seperti:

  • SKCK lama
  • KTP (dan Fotocopy)
  • Pas Foto berwarna latar warna merah ukuran 4×6 sebanyak 4 lembar
  • Kartu Identitas Sidik Jari.

Pembuatan SKCK

Setelah semua persyaratan telah ada ditangan, selanjutnya Anda tinggal mendatangi Kantor Polisi Sektor (Polsek) sesuai wilayah dan mendatangi Loket pembuatan SKCK. Meskipun ada perbedaan di tiap-tiap Kantor Kepolisian, ini adalah langkah-langkah umum yang kami ketahui:

  1. Menuju loket pembuatan SKCK.
  2. Menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap. Jika petugas mengatakan sesuai dan bisa dilanjut, bisa lanjut ke langkah selanjutnya.
  3. Bayar uang administrasi sebesar Rp30.000,- (terkadang juga dibayar saat akan menerima surat).
  4. Mengisi formulir / blanko untuk penerbitan SKCK.
  5. Setelah diisi, menyerahkan kembali ke loket.
  6. Tunggu sampai proses selesai dan dipanggil untuk pengambilan surat.
  7. Jika diperlukan, lakukan foto copy sesuai kebutuhan dan juga minta stempel legalisir.

Pembuatan SKCK secara Online

Sekarang POLRI sudah menyediakan pembuatan SKCK secara online di https://skck.polri.go.id, namun kita tetap harus datang ke Polres/Polsek terdekat untuk menyerahkan barcode hasil request SKCK online serta menyerahkan dokumen persyaratan.

Kami sendiri belum mencoba layanan ini, namun kemungkinan akan bisa menghemat waktu karena tidak perlu melakukan pengisian blanko secara manual.

Dibawah ini adalah video ilustrasi pembuatan SKCK online:

Baca Juga

52 Komentar

  1. Apa kah ada cara lain bila ingin membuat SKCK tapi ga punya akte kelahiran baca baca di google katanya bisa. Tapi buat surat pernyataan belum memiliki akte kelahiran, bener ga si?

  2. Pengalaman bikin SKCK online, domisili saya di Bekasi, sehari sebelumnya sdh daftar di online, Sampai keluar surat yg ada barcode nya, besoknya baru ke polsek Bekasi barat,sesuai yg tertera pada surat,,eh ternyata ditolak,sementara belum bisa utk layanan online katanya, hrs ke layanan public di Lotte mart Bekasi (proyek), tetap aja antri… ngulang dari 0 lagi, buat apa ada online Klo tetap kembali ke manual…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *